Header Ads Widget

Soal Rekrutmen Tenaga Kerja Jadi Sorotan,Humas PT.MTT Dan Kontraktor Adakan Pertemuan Dengan Camat Besitang.

fiksumnews.com / Besitang - PT Muara Iblis Tunggal Tualang (MTT) adakan pertemuan dengan Camat Besitang.dan Ormas untuk membahas persoalan rekrutmen tenaga kerja lokal.

Pertemuan berlangsung di ruang aula Kantor Camat Besitang Kamis(01/10/
2026)dihadiri perwakilan PT MTT,Jefri,dan Humas Bertus Hutagaol,pertemuan ini turut dihadiri Ketua PK KNPI,Ketua PAC Pemuda Pancasila, serta unsur serikat pekerja.

Dalam dialog tersebut,
beberapa Tokoh pemuda menyampaikan dimana sejak dimulainya pembersihan lahan pembangunan PKS oleh Kontraktor"Kami sama sekali tidak pernah dilibatkan kata Putra,

sedangkan masih rencana
pembangunan"Saya bersama Camat terdahulu telah membuat kesepaka
tan bersama pak Bertus Selaku Humas PT.MTT,

untuk mengrekrut tenaga kerja di Proyek itu.melalui Lurah Kampung Lama dan Camat Besitang,Karena "kami yang lebih tau mana warga Besitang dan mana yang bukan,kecuali tenaga Skil kata Putra,

tapi faktanya yang bekerja di proyek pembangunan PKS itu"kami juga tidak tau
entah warga dari mana tambah Putra,hal senada juga disampaikan Aswan Surkani Ketua PK.KNPI Kecamatan Besitang,

"kami selama ini hanya sebagai penonton tapi tolong juga diperhatikan
kata Mamin Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Besitang,"kami
bangga dengan adanya pembangunan di Daerah
ini,

tapi kami juga mau bekerja
setidaknya untuk memasukan material di proyek itu kata Mamin,
Ramlan.az selaku Ketua PUK K.SPSI-F.SPSI Kelurahan Kampung Lama juga menyampaikan aspirasi pekerja Bongkar-muat.

ia mengatakan sejak dimulai pembangunan PKS 
"kami ada Dua PUK di Kelurahan Kampung Lama.
saat ini telah bergabung dan "kami sudah datang ke
Proyek tapi pihak kontraktor mengatakan 
di proyek ini belum ada kegiatan bongkar-muat,

Jefri mengatakan, pada dasarnya pihaknya tetap berkordinasi dengan semua pihak terkait mekanisme perekrutan tenaga kerja.

"Kalau seperti di Gebang kami ada KBM,begitupun kalau di Besitang kami belum tahu bagaimana mekanismenya,namun kita tetap kordinasi,kata Jefri.

Sementara itu,Humas PT MTT, Bertus Hutagaol, mengaku sudah menyampaikan kepada pihak kontraktor agar memberdayakan warga setempat.

"Saya sudah sampaikan kepada pihak kontraktor agar memberdayakan warga setempat. Tapi ketika sudah bekerja, mereka tidak lagi mendengarkan apa yang sudah disampaikan,"ujar Bertus.

Ia juga menambahkan, kontraktor yang saat ini bekerja di lapangan.akhir tahun ini akan diganti dengan kontraktor yang lain.

Menurut Bertus,dengan pergantian kontraktor tersebut, diharapkan nantinya bisa bekerja sama dengan warga dan pemuda di Besitang.

"Saya sudah sampaikan tentang mekanismenya, tapi mereka tidak peduli. Akhirnya saya juga yang capek karena setiap ada permasalahan,"saya terpaksa turun kata Bertus dengan nada kecewa.

Bertus menegaskan,dirinya sangat kecewa karena sebelumnya telah sepakat dengan pihak kecamatan bahwa yang akan dipekerjakan adalah warga setempat.

Sementara itu,Aldi perwakilan dari kontraktor, mengklaim pihaknya sudah merekrut pekerja lokal dalam jumlah yang cukup banyak.

"Kami sudah merekrut pekerja ada sekitar 60 orang pekerja,security 12 orang," ujar Aldi.

Aldi juga menyebutkan bahwa untuk yang memasukkan material adalah Jumawar, Sekjen PAC PP, dan oknum TNI.
kata Aldi,

Camat Besitang,Restra Yudha,berharap ke depan ada transparansi dan kesepakatan tertulis terkait mekanisme perekrutan tenaga kerja lokal agar tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Masyarakat Besitang berharap PT.MTT dan kontraktor dapat memprioritaskan warga setempat sesuai dengan janji awal demi menjaga kondusifitas dan pemberdayaan ekonomi lokal.kata Camat Besitang.(R/az)

Posting Komentar

0 Komentar