Header Ads Widget

Lurah Bakaran Batu Respons Keluhan Warga, Jalan Menuju Warkop Marsuo Diperbaiki Swadaya

fiksumnews.com / Labuhanbatu - Keluhan warga terkait kondisi jalan lingkungan yang rusak parah di gang Jalan Sempurna, menuju Warkop Marsuo dan Yayasan Pendidikan ROBBANI , Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, mendapat respons dari Lurah Bakaran Batu, Sukri Alam Siregar, S.E.

Pada Sabtu (17/10/2026), warga bersama Kepala Lingkungan (Kepling) setempat melakukan perbaikan jalan secara swadaya setelah kondisi jalan tersebut dikeluhkan karena rusak dan kerap tergenang air.

Kawasan tersebut cukup padat dengan bangunan rumah kos-kosan. Aliran air dari permukiman warga melintasi saluran di sekitar jalan yang kini diperbaiki. Genangan air membuat kondisi jalan licin dan berisiko bagi pengguna jalan, termasuk warga yang mengantar maupun menjemput anak sekolah. Bahkan, sejumlah warga disebut pernah terpeleset saat melintas.

Menanggapi keluhan tersebut, Lurah Bakaran Batu, Sukri Alam Siregar, S.E., langsung menghubungi Kepala Lingkungan (Kepling) setempat, Sapar, untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

Selanjutnya, Sapar bermusyawarah bersama warga guna mencari solusi atas kerusakan jalan. Melalui kesepakatan bersama, masyarakat berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya dengan mengumpulkan dana bersama.

Dalam upaya perbaikan tersebut, warga menggunakan tiga unit riol beton untuk memperbaiki saluran air di lokasi. Perbaikan ini diharapkan dapat memperlancar aliran air dari permukiman sekitar serta mengurangi genangan yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat.

Di tengah upaya perbaikan itu, Fredy Delarosa, yang kerap berada di Warkop Marsuo tidak jauh dari lokasi, menyampaikan harapannya agar jalan yang diperbaiki dapat bertahan lama dan tidak kembali mengalami kerusakan.

“Kalau bisa, kendaraan truk yang melintas dengan muatan melebihi kapasitas agar diperhatikan dan tidak melintasi jalan ini. Sebab, riol beton yang digunakan untuk saluran air dikhawatirkan tidak mampu menahan beban kendaraan berton-ton,” ujar Fredy Delarosa kepada awak media ini.

Menurut Fredy, perhatian terhadap kendaraan berat yang melintas sangat diperlukan agar perbaikan yang dilakukan menggunakan dana swadaya masyarakat tidak sia-sia. Ia berharap kendaraan dengan muatan berlebih mendapat pengawasan demi menjaga kondisi jalan dan riol beton yang telah diperbaiki.

Selain itu, warga berharap kondisi saluran air di kawasan permukiman yang padat rumah kos-kosan tersebut turut mendapat perhatian agar aliran air berjalan lancar dan tidak terus menggenangi badan jalan.

Masyarakat berharap koordinasi antara Lurah Bakaran Batu, Sukri Alam Siregar, S.E., Kepling Sapar, warga, dan instansi terkait dapat terus berlanjut untuk mencari solusi yang lebih permanen. Dengan demikian, jalan menuju Warkop Marsuo dan Yayasan Pendidikan Dwina Al-Buhary dapat menjadi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas setiap hari.(Syarif)

Posting Komentar

0 Komentar