fiksumnew.com / Labuhanbatu - Tim Media Satres Narkoba (MSN) Polres Labuhanbatu kembali mengunjungi Nek Siti Khadijah (55) Selasa sore (15/9/2026.
untuk melihat kondisi kesehatannya sekaligus memberikan dukungan di tengah masa sulit yang sedang dihadapinya.
Dalam kunjungan tersebut, Tim MSN Labuhanbatu juga menyerahkan tali asih yang bersumber dari donasi dan kepedulian rekan-rekan MSN.
Bantuan tersebut merupakan hasil kebersamaan dan kepedulian para rekan MSN yang secara sukarela mengumpulkan donasi untuk membantu meringankan beban Nek Siti.
Ketua MSN Labuhanbatu Rio Tan bersama rekan-rekan MSN berharap bantuan sederhana tersebut dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan Siti selama menjalani perawatan.
“Kami dari rekan-rekan MSN berusaha semampu kami untuk membantu. Tali asih ini berasal dari donasi rekan-rekan MSN yang ikut peduli dengan kondisi Nek Siti,” demikian semangat kepedulian yang ditunjukkan Tim MSN.
Kunjungan ini juga menjadi tindak lanjut setelah sebelumnya Tim MSN Labuhanbatu membawa Siti untuk mendapatkan penanganan medis di RS Hartati, Jalan Siringo-ringo, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.
Siti sebelumnya diketahui tinggal di rumah kontrakan di Jalan Ahmad Ridho, Rantauprapat, bersama cucunya yang masih duduk di kelas II SD.
Selama ini, Siti berusaha memenuhi kebutuhan hidup dengan bekerja mencuci dan menyetrika pakaian milik tetangga. Penghasilannya sangat terbatas dan harus digunakan untuk kebutuhan makan, biaya sekolah cucunya serta membayar uang kontrakan.
Kondisinya semakin berat setelah Siti jatuh sakit dan harus terbaring selama kurang lebih sepekan.
Persoalan yang dihadapi Siti bukan hanya menyangkut kesehatan dan ekonomi. Administrasi kependudukan cucunya juga menjadi perhatian.
Sebelumnya, Camat Rantau Selatan Maimun Saleh Ritonga bersama Lurah Bakaran Batu Sukrialam, S.E., telah mengunjungi Siti saat menjalani perawatan di RS Hartati.
Camat juga meminta agar administrasi cucu Siti segera dibenahi, termasuk mengupayakan agar sang cucu tercatat dalam Kartu Keluarga (KK).
Langkah tersebut penting agar cucu Siti memiliki kepastian administrasi dan dapat mengakses program bantuan pendidikan maupun bantuan sosial sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepedulian yang datang dari berbagai pihak ini diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan semata.
Pendampingan juga diperlukan agar persoalan Siti dan cucunya dapat ditangani secara bertahap.
Bagi Tim MSN Labuhanbatu, donasi yang dikumpulkan bersama-sama oleh para rekan merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya warga yang sedang berada dalam kondisi sulit.
Kisah Nek Siti menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan, masih ada kepedulian yang bisa diberikan. Tidak harus besar, tetapi ketika dilakukan bersama-sama, bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit.
Tim MSN Labuhanbatu berharap kondisi Siti segera membaik dan proses pengurusan administrasi cucunya dapat berjalan lancar, sehingga sang cucu tetap dapat bersekolah dan memperoleh haknya sesuai ketentuan.(Syarif)
0 Komentar