Header Ads Widget

Diduga Di Backup Oknum Apat,Truk Kondenset Ilegal Dari Aceh Bebas Masuk Sumut.

fiksumnews.com / Langkat -
Peredaran minyak mentah jenis kondenset hasil pengeboran manual asal Aceh Timur diduga bebas keluar ke wilayah Sumatera Utara setiap malam.

Puluhan truk baik colt diesel maupun truk besar diduga mengangkut minyak kondenset yang dikemas di dalam drum ilegal ini berjalan lancar tanpa ada penindakan.

Menurut informasi yang dihimpun fiksumnews.comRabu (9/9/2026), minyak ilegal tersebut tidak hanya dipasarkan di Sumut. Jaringannya bahkan sampai ke Dumai Riau.

Kegiatan ini sudah hampir tiap malam ada truk yang lewat bermuatan drum berisi minyak kondenset dari Aceh langsung tembus ke Sumut,ujar salah seorang sumber yang meminta namanya dirahasiakan.

Sumber menduga kelancaran truk-truk bermuatan kondenset ilegal ini karena adanya beking dari oknum aparat, sehingga tidak ada pemeriksaan di jalan.

Kalau tidak ada beking mana mungkin lolos lewat jalur umum, kata sumber.

Kondenset merupakan hasil pengeboran minyak mentah secara manual. Kegiatan ini jelas melanggar hukum karena tidak memiliki izin dari pemerintah dan berpotensi merusak lingkungan.
 
Selain merugikan negara, peredaran kondenset ilegal juga sangat berbahaya. Risiko kebakaran dan pencemaran sangat tinggi karena pengangkutan tidak sesuai standar.

Warga di sekitar jalur lintas Aceh-Sumut juga resah. Mereka khawatir jika terjadi kecelakaan bisa menimbulkan ledakan dan korban jiwa.

Ini bom waktu, kalau ada apa-apa siapa yang tanggung jawab? Negara dirugikan, warga juga terancam,seperti kebakaran yang terjadi di salah satu dapur penyulingan di Daerah Kecamatan Gebang belum lama ini, kata warga.

Hingga berita ini diturunkan,belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Polres Langkat maupun aparat  lainnya terkait maraknya lalu lalang truk kondenset tersebut.

Padahal sesuai aturan, setiap peredaran dan pengangkutan BBM tanpa izin adalah pelanggaran hukum, dan pelakunya dapat dijerat UU Migas.

Aktivitas ini juga mencederai upaya pemerintah dalam memberantas praktik pertambangan ilegal dan penyelundupan BBM.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan razia dan usut tuntas siapa dalang di balik kelancaran truk-truk ini.
 
Jangan tebang pilih, kalau rakyat kecil ditindak, masak bandar besar dibiarkan? Kami minta Kapolri, Polda Sumut,dan Polres setempat segera bertindak," pungkas sumber. (Tim)

Posting Komentar

0 Komentar