fiksumnews.com / Besitang - Kinerja oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) petugas trantib berinisial RBG yang bertugas di Kantor Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat jadi disorot warga.
Pasalnya, petugas yang seharusnya berjaga dan melayani masyarakat diduga sering tidak berada di tempat, kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan dasar pencairan tunjangan kinerja atau tukin yang diterimanya.
Berdasarkan pantauan awak media beberapa kali di kantor kelurahan tersebut, oknum RBG tidak pernah terlihat. Padahal trantib bertugas menjaga ketertiban,dan keamanan di kelurahan tempatnya ditugaskan.
Ironisnya meski jarang masuk untuk menjalankan tugasnya, gaji dan tukin RBG terus berjalan, kata Khairuddin MG Ketua PAC IPK Kecamatan Besitang.
Menurutnya, tukin ASN Langkat Rp1,5 juta sesuai perbup Langkat golongan II-III berkisar Rp1,2 juta s/d Rp1,8 juta per bulan. Besar kecilnya tukin dihitung dari absensi dan SKP di aplikasi E-Kinerja BKD.
Kalau yang bersangkutan tidak masuk tapi absennya jalan terus,itu namanya fiktif. Saya minta BKD Langkat untuk melakukan audit, tegas Khairuddin MG.
Lurah Kampung Lama, Jamaluddin saat ditemui di Kantornya Senin (29/6/2026) membenarkan kalau RBG memang jarang masuk. Ia juga mengatakan sudah beberapa kali saya tegur dan sudah dipanggil Camat, ujarnya.
Ketika disingung tentang mulusnya tunjangan Kinerja RBG dalam pencairan tukin itu melalui aplikasi dan ada password nya dan sudah
beberapa kali saya ganti password tetap dibobol, dari situlah RBG bisa mencairkan tukin nya, ucap Jamaluddin.
Camat Besitang Rastra Yudha ketika dikonfirmasi Via pesan Whatsapp terkait mulusnya pencairan tukin
RBG sedangkan pencairan tukin dinilai dari cross check absensi, sedangkan yang bersangkutan dikabarkan jarang masuk kantor.
Sampai berita ini dikirim ke redaksi konfirmasi yang terkirim belum ada jawaban.(R/az)
0 Komentar