Header Ads Widget

Jembatan Gantung Meutuah Baling Karang Dibangun Kembali, Joni Sardi: Terima Kasih Sinergi Foundation

​fiksumnews.com | Aceh Tamiang – Datok Penghulu Kampung Baling Karang, Joni Sardi, mengapresiasi gerak cepat para relawan dari Yayasan Sinergi Foundation yang saat ini tengah membangun kembali jembatan gantung di desanya, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

​Apresiasi dan ucapan terima kasih tersebut disampaikan Joni melalui sambungan telepon seluler pada Sabtu (20/6/2026). Ia menilai, keberadaan jembatan tersebut merupakan infrastruktur vital yang sangat dinantikan warga untuk memutus isolasi daerah.

​"Saya atas nama pemerintah Kampung Baling Karang sangat berterima kasih kepada relawan Yayasan Sinergi yang telah membangun kembali jembatan di kampung kami. Kehadirannya membuat masyarakat tidak lagi kesulitan dalam beraktivitas," ujar Joni.

​Joni menceritakan, Kampung Baling Karang sempat terisolasi setelah jembatan gantung sebelumnya—yang bernama Jembatan Gantung Meutuah Baling Karang—hancur dan hanyut diterjang bencana alam hidrometeorologi pada 26 November 2025 lalu. Padahal, jembatan tersebut baru saja diresmikan secara adat lewat prosesi peusijuk pada Februari 2025 lalu.

​Akses penyeberangan di wilayah ini memiliki sejarah perjuangan yang panjang bagi warga setempat. Joni menjelaskan, sejak Kampung Baling Karang terbentuk pada tahun 1968, warga hanya bisa mengandalkan sampan tradisional untuk menyeberangi sungai.

​Baru sekitar 45 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2013, pemerintah membangun sarana penyeberangan berupa rakit atau getek.

​"Kemudian, berselang 12 tahun setelahnya, Pemerintah Aceh membangun jembatan gantung dengan bentang 120 meter menggunakan anggaran APBN Tahun 2024. Pembangunan itu terealisasi melalui aspirasi anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar, H. Ilham Pangestu, dan diresmikan pada Senin, 17 Februari 2025," kenang Joni.

​Sayangnya, usia jembatan tersebut tidak bertahan lama akibat sapuan banjir bandang yang terjadi di akhir tahun yang sama.

​Kini, dengan dimulainya proses pembangunan kembali oleh Yayasan Sinergi Foundation harapan warga Baling Karang kembali membubung. Jembatan gantung ini diyakini akan menjadi fasilitas krusial yang menghubungkan kembali wilayah yang terpisah oleh sungai.

​"Jembatan ini bukan sekadar penghubung, tapi infrastruktur vital yang memudahkan anak-anak pergi sekolah, memperlancar arus barang hasil pertanian, dan menjadi pendorong utama kemajuan ekonomi serta aktivitas sosial warga," ungkap Joni Sardi seraya mengucapkan terima kasih kepada relawan dari Yayasan Sinergi Foundation.(Pakar).

Posting Komentar

0 Komentar