fiksumnews.com / Langkat -Kordinator Aliansi Masyarakat Mengugat Sauli Lubis menyerahkan 2300 data korban banjir kepada Kepala Dinas Sosial (Kadisos)
Taufik Rieza turut disaksikan Bupati Langkat H.Syah Afandin,SH,di Ruang kerjanya,Kamis (23/4/2026).
Data Korban banjir dari Kecamatan Besitang yang diserahkan Sauli Lubis sebanyak 2300 KK yang belum pernah menerima dana bantuan dari pemerintah atau disinyalir luput dari pendataan pemerintah setempat.
Adapun penyerahan data sebagai tindak lanjut dari instruksi Bupati Langkat yang disampaikan di hadapan ribuan massa aksi korban banjir bandang Besitang pada 20 April 2026 lalu.
Terjadinya aksi demontrasi
besar-besaran akhir-akhir ini oleh massa dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Langkat.
Dari akibat pendataan terhadap korban banjir tidak merata sehingga warga menilai bahwa pemerintah tidak adil.
Karena dana bantuan isi hunian sebesar Rp 3 juta dan stimulan ekonomi sebesar Rp.5 juta per KK
tidak diberikan secara merata, padahal ketika terjadi banjir kami semua mengalami basif yang sama.
Harta benda kami juga habis dan bantuan isi hunian serta stimulan ekonomi yang dicairkan melalui kantor Pos tidak ada kaitannya dengan Kriteria rumah rusak, kata warga.
Terkait penyerahan 2300 data korban banjir kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat, Sauli Lubis kepada fiksimnesw.com sabtu (25/4/2026) mengatakan, data korban banjir telah diterima oleh Kepala Dinas Sosial Kabubupaten
Langkat.
Dihadapan Bupati Langkat saya juga telah menghubungi anggota DPR.RI
Komisi Vlll dan beliau bilang nanti yang akan mendampingi kami bertemu menteri sosial di Jakarta, kata Sauli.(R/az)
0 Komentar