Koperal Dua (Kopda) Anumerta Rico Pramudia, prajurit TNI AD yang lahir di Magelang Jawa Tengah dan gugur di Lebanon dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan T Imam Bonjol Lubuk Pakam, Rabu (29/4/2026) pagi.
Sebelumnya, jenazah Almarhum disalatkan di halaman kediaman duka di Dusun Vll, Desa Dolok Manampaang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Selanjutnya, upacara persemayaman hingga pemberangkatan jenazah secara militer dipimpin Kasdam l/BB yang dilaksanakan di halaman kediaman duka.
Dalam amanatnya, Kasdam I/BB menyampaikan, upacara persemayaman sebagai bentuk penghormatan terakhir terhadap almarhum Kopda Anumerta Rico Pramudia, prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam tugas mulia pada Satgas TNI Konga 23 S Unifil.
"Keluarga besar Kodam I Bukit Barisan menyampaikan bela sungkawa yang mendalam, semoga Allah SWT menerima amal ibadah Almarhum, diampuni segala dosanya dan ditempatkan sebaik-baiknya di sisi Allah SWT," ujarnya.
Dikatakannya, kepergian Almarhum menjadi kehilangan bagi keluarga TNI Angkatan Darat dan bangsa Indonesia. Menurutnya, semasa hidupnya Almarhum dikenal sebagai prajurit yang berdedikasi, berani dan setia dalam menjalankan tugas hingga akhir hayatnya dalam misi mulia sebagai pasukan perdamaian.
Pengabdian Almarhum merupakan kehormatan yang akan sentiasa dikenang sebagai teladan bagi seluruh prajurit. "Kami juga menyampaikan bahwa keluarga dengan penuh keikhlasan telah menyerahkan jenazah Almarhum kepada Kodam I/BB untuk dimakamkan secara militer sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya," tuturnya.
Usai upacara persemayaman atau pemberangkatan, selanjutnya jenazah dibawa ke TMP Lubuk Pakam dengan diringi puluhan mobil.
Setelah tiba di TMP Lubuk Pakam, pemakaman jenazah kembali dilakukan secara militer dipimpin Pangdam Iskandar Muda Aceh, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.
Suasana haru tampak saat pasukan pengusung jenazah membawa jenazah ke dalam TMP ditandai dengan upacara tembakan salvo kehormatan dan tembakan salvo kehormatan kedua saat jenazah diturunkan ke dalam makam.
Kopda Anumerta Rico Pramudia merupakan anggota Satgas Kontingen Garuda UNIFIL, gugur pada 24 April 2026 di Lebanon setelah sempat dirawat akibat serangan tank Israel di dekat Al-Kushair.
Insiden ini menambah daftar prajurit TNI yang gugur, dengan total empat personel dilaporkan gugur saat bertugas menjaga perdamaian di wilayah tersebut.
Praka Rico Pramudia gugur usai menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Beirut akibat luka berat dari serangan artileri. Dalam insiden ini, total empat prajurit TNI dilaporkan gugur, beberapa di antaranya tewas akibat serangan proyektil dan luka fatal lainnya di Lebanon Selatan. Prajurit yang gugur merupakan bagian dari misi UNIFIL PBB.(Kn)
0 Komentar