Header Ads Widget

Tradisi Hidangan Buka Puasa Tuan Guru Untuk Para Salik

fiksumnews.com / Langkat - Salah satu tradisi yang selalu dinanti oleh para Jamaah Suluk selama bulan suci Ramadhan adalah hidangan buka puasa yang disiapkan langsung oleh Syeikh Dr. H. Zikmal Fuad. 

Kebiasaan mulia ini telah berlangsung sejak awal hingga akhir Ramadhan, menjadi simbol kepedulian, kasih sayang, dan pelayanan seorang guru kepada murid-muridnya.

Hidangan yang tersaji sederhana namun penuh makna. Menu khas yang selalu hadir adalah bubur lambuk khas Babussalam, disertai kurma sebagai sunnah berbuka, potongan buah segar, serta kue tradisional yang menambah kehangatan suasana. 

Setiap sajian bukan sekadar makanan, melainkan bentuk keberkahan dan kebersamaan dalam menapaki jalan ruhani.

Para salik duduk melingkar, menunggu waktu berbuka dengan zikir dan doa. Ketika beduk dibunyikan tiba waktunya berbuka, para Salik berbuka dengan penuh rasa syukur menikmati hidangan yang dipersiapkan dengan niat ibadah dan cinta kepada sesama.

Tradisi ini mengajarkan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi, melayani, dan mempererat ikatan persaudaraan. Dari sepiring bubur lambuk hingga sebutir kurma, tersimpan nilai keikhlasan dan keberkahan yang menguatkan perjalanan spiritual setiap jamaah.

Semoga amalan mulia ini terus lestari, menjadi teladan tentang indahnya berbagi dan hangatnya kebersamaan di bulan yang penuh rahmat.(Red)

Posting Komentar

0 Komentar