fiksumnews.com / Stabat - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH, menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat harus membuktikan kinerja melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Rabu (22/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program pemerintahan agar berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
Turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP., para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian di lingkungan Setda Kabupaten Langkat, serta para camat se-Kabupaten Langkat.
Dalam rapat, sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan APBD Tahun Anggaran 2027, Perubahan RKPD Tahun 2026, pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Bencana, proses pengadaan lahan untuk pembangunan hunian tetap bagi masyarakat korban banjir, perkembangan capaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP), hingga hasil Survei Penilaian Integritas (SPI).
Dalam arahannya, Tiorita menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terarah dan terukur. Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap program dan kegiatan yang diusulkan benar-benar selaras dengan RPJMD Kabupaten Langkat serta mendukung prioritas pembangunan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah daerah.
Selain itu, ia meminta seluruh OPD memberikan perhatian serius terhadap pencapaian delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Kabupaten Langkat sebagai tolok ukur keberhasilan pembangunan. Menurutnya, setiap perangkat daerah harus melakukan percepatan terhadap indikator yang masih tertinggal dibandingkan capaian tingkat provinsi, nasional maupun daerah lain.
Plt. Bupati juga menyoroti realisasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi janji pembangunan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh OPD mempercepat pelaksanaan program-program tersebut agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Tak hanya itu, Tiorita mengingatkan perangkat daerah yang menangani pengelolaan Dana TKD Tambahan Bencana dan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak banjir agar menjalankan seluruh proses secara profesional, transparan, akuntabel, serta mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Saya meminta seluruh OPD memastikan program pembangunan selaras dengan RPJMD dan prioritas pemerintah pusat, provinsi, serta daerah. Tingkatkan capaian IKU, percepat realisasi PHTC, dan pastikan pengelolaan Dana TKD Tambahan Bencana serta pembangunan hunian tetap berjalan profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai aturan," tegas Tiorita.
Pada kesempatan itu, Plt. Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan melalui instrumen pencegahan korupsi. Ia mengungkapkan capaian MCSP Kabupaten Langkat Tahun 2025 berada di angka 60,70, sementara Survei Penilaian Integritas (SPI) mencapai 69,95. Menurutnya, kedua indikator tersebut harus terus ditingkatkan melalui komitmen bersama seluruh perangkat daerah.
"Nilai MCSP dan SPI harus menjadi komitmen bersama seluruh perangkat daerah. Saya tidak ingin angka-angka tersebut hanya sebatas laporan, tetapi menjadi bahan introspeksi dan dasar melakukan perbaikan nyata," ujarnya.
Selain fokus pada pembangunan dan tata kelola pemerintahan, Tiorita turut mengingatkan pentingnya menjaga disiplin kerja bagi seluruh ASN maupun non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Ia menilai kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas serta pemerintahan yang profesional.
Karena itu, ia meminta seluruh kepala perangkat daerah meningkatkan fungsi pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan guna membangun budaya kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
"Kedisiplinan merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Oleh karena itu, saya meminta seluruh kepala perangkat daerah agar lebih aktif melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pegawai di lingkungan kerja masing-masing, sehingga setiap tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik," katanya.
Mengakhiri arahannya, Tiorita menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar tidak ada lagi praktik-praktik yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Langkat.
"Saya tidak ingin ada lagi praktik-praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat. Mari kita jadikan Kabupaten Langkat sebagai daerah yang mampu membangun sistem pemerintahan yang bersih, melayani, profesional, dan berintegritas. Saya berharap seluruh kepala perangkat daerah menjadi teladan dalam menjaga integritas, disiplin, meningkatkan etos kerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Plt. Bupati berharap seluruh hasil pembahasan segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret dan tidak berhenti sebatas administrasi maupun diskusi. Ia menekankan bahwa sinergi, responsivitas, dan kerja nyata seluruh perangkat daerah menjadi kunci percepatan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Langkat.(Red).
0 Komentar