fiksumnews.com / Stabat - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN). Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Langkat di Ruang Rapat Plt. Bupati, Kantor Bupati Langkat, Selasa (21/07/2026).
Audiensi tersebut menjadi ajang koordinasi penyampaian berbagai program P4GN yang telah dijalankan BNNK Langkat sekaligus membahas persiapan pelaksanaan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang akan diperingati pada Kamis, 23 Juli 2026, bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala BNNK Langkat Karno Adhi Swasono, S.T., M.Si., Kasubbag Umum Raja Sarjono Tua Sigalingging, S.E., serta Katim Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Hj. Henni Purwanti, S.Sos., M.AP.
Sementara itu, Plt. Bupati didampingi Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Drs. Hermansyah, M.IP, Staf Ahli Bidang SDM, Sosial dan Kemasyarakatan H. Syahrizal, S.Sos., M.Si., Kepala Bappedalitbang Rina Wahyuni Marpaung, S.STP., M.AP, Kepala BPKAD Drs. M. Iskandarsyah, Kepala Badan Kesbangpol Faisal Badawi, S.Sos., Kepala Dinas Kominfo Wahyudiharto, S.STP., M.Si., serta Kabag Umum H. Mahardhika Sastra Nasution, S.STP., MAP.
Dalam paparannya, Kepala BNNK Langkat menjelaskan berbagai program P4GN yang telah dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat. Salah satu program unggulan adalah "Ananda Bersinar", yang dirancang untuk menanamkan kesadaran kepada anak-anak dan remaja mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.
Selain itu, BNNK Langkat juga telah mengimplementasikan Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (IKAN) ke dalam kegiatan intrakurikuler melalui mata pelajaran Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), serta Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penguatan pendidikan anti narkoba juga dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti Palang Merah Remaja (PMR), Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), dan Pramuka, sebagai sarana pembentukan karakter dan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti menyampaikan apresiasi atas langkah nyata yang dilakukan BNNK Langkat dalam membangun ketahanan generasi muda dari ancaman narkoba. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika.
"Pemerintah Kabupaten Langkat mendukung penuh seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan BNNK Langkat. Kolaborasi yang telah dibangun bersama Dinas Pendidikan merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang sadar akan bahaya narkoba. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat sehingga dapat melahirkan generasi Langkat yang sehat, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika," ujar Tiorita.
Ia menegaskan, perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum maupun BNN, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, keluarga, hingga organisasi kemasyarakatan.
Karena itu, Tiorita mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Langkat untuk berperan aktif mendukung pelaksanaan program P4GN serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang akan digelar pada 23 Juli mendatang diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Melalui sinergi yang semakin erat antara Pemerintah Kabupaten Langkat dan BNNK Langkat, berbagai program pencegahan diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat sehingga cita-cita mewujudkan Kabupaten Langkat yang bersih dari narkoba dapat terwujud secara berkelanjutan.(Red).
0 Komentar