Jelang HUT ke-80, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memilih memulai perayaan dengan ziarah. Bukan pesta, tapi menunduk ke pusara para bupati terdahulu yang pernah mengabdikan hidupnya untuk daerah ini, Kamis 25/6/2026.
Kegiatan ini dibagi 2 tim. Wabup Lom Lom Suwondo SS ziarah ke makam almarhum H. Abdul Hafid di TPU Masjid Raya Al-Mashun Medan. Sementara Sekda Dedi Maswardy ziarah ke makam Bupati ke-10 almarhum H. Ruslan Mansyur di pemakaman Masjid Jami' At-Tartib Medan Barat.
"Jaga Hati & Iman sebagai Pamong".
Di hadapan keluarga almarhum H. Abdul Hafid, Wabup Lom Suwondo menegaskan ziarah ini bukan seremoni kosong. Ini bentuk penghormatan + pelajaran hidup untuk ASN sekarang.
"Almarhum Haji Abdul Hafid adalah tokoh yang mendedikasikan dirinya di pemerintahan Deli Serdang sebagai Bupati. Di masa kepemimpinannya, beliau menorehkan keberhasilan dan sejarah penting bagi kemajuan daerah," ujar Wabup.
Pesan paling menohok disampaikan Wabup:
"Mudah-mudahan momen ini menjadi iktibar dan amal saleh bagi kita semua. Sekaligus menguatkan tekad kita sebagai ASN dan pemimpin di Deli Serdang agar tetap menjaga hati dan iman sebagai pamong serta pelayan masyarakat."
Kalimat "jaga hati dan iman" itu penting, apalagi sehari sebelumnya Bupati Asri Ludin baru melarang kades "balik modal dana desa". Semangat pengabdian - ambisi pribadi.
Teladan dari Pusara.
Hal senada disampaikan Sekda Dedi Maswardy di makam H. Ruslan Mansyur. Usai doa + tabur bunga, Sekda berdoa:
"Semoga almarhum mantan Bupati Deli Serdang, H. Ruslan Mansyur diterima di sisi Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik, yaitu Surga Jannatun Na'im."
Makna Ziarah untuk Deli Serdang ke-80.
Melalui ziarah ini, Pemkab Deli Serdang ingin menanamkan pesan: semangat pengabdian dan keteladanan para pemimpin terdahulu harus jadi GPS bagi ASN dan kades hari ini.
Harapannya jelas: mewujudkan Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan. Bukan sehat anggaran tapi sakit integritas. Bukan cerdas korupsi tapi cerdas melayani.
Ziarah ke makam pahlawan daerah = cara Pemkab bilang ke rakyat: "Kami ingat sejarah. Kami mau lanjutkan pengabdian, bukan mengkhianatinya.".(Rom)
0 Komentar