Header Ads Widget

Karimun Siapkan Pulau Tulang Jadi Destinasi Wisata Sejarah Melayu, 2027 Bangun Pelabuhan Representatif

fiksumnews.com / Karimun -
Pemerintah Kabupaten Karimun mulai menyiapkan langkah besar untuk mengembangkan Pulau Tulang, Kecamatan Selat Gelam, sebagai destinasi wisata unggulan berbasis sejarah dan peradaban Melayu.

Melalui konsep tersebut, daerah ini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menghadirkan nilai budaya dan sejarah yang menjadi identitas masyarakat Melayu.

Hal itu disampaikan Bupati Karimun Iskandarsyah beberapa waktu lalu saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan Selat Gelam di Desa Tulang.

“Kita ingin Pulau Tulang tidak sekadar dikenal karena pantainya, tapi juga karena jejak sejarah dan budaya Melayu yang kuat. Ini jadi identitas yang harus kita jaga kata Bapak Bupati Iskandarsyah.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Karimun menargetkan pembangunan pelabuhan representatif di Pulau Tulang pada tahun 2027. Selama ini, masyarakat cukup kesulitan berlabuh saat air laut surut.

Langkah Pemkab Karimun ini mendapat apresiasi dari Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun. Datuk Panglima Sulung LMB Karimun sewaktu ditemui media ini Minggu 14/6/2026,  Khaidir, menilai rencana pengembangan Pulau Tulang sangat menggembirakan masyarakat, khususnya warga Pulau Tulang.

“Kami dari LMB sangat mengapresiasi setinggi-tingginya langkah Bupati Karimun. Ini bukti pemerintah hadir untuk mengangkat marwah Melayu. Pulau Tulang punya sejarah panjang, sudah seharusnya dijadikan ikon peradaban Melayu di Kepri,” tegas Khaidir Panglima Sulung.

Ia menambahkan, dengan akses pelabuhan yang memadai dan konsep wisata sejarah, kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara dipastikan akan meningkat. Hal itu akan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat pesisir.

“Sebagai ormas yang beridentitas Melayu, LMB siap mendukung dan juga siap bersinergi menjaga situs-situs sejarah agar tidak rusak dan tetap jadi kebanggaan anak cucu kita,” tutup Khaidir.(Deki)

Posting Komentar

0 Komentar