Header Ads Widget

Minamas Plantation Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, FPKMS Resmi Dimulai di Aceh Tamiang

fiksumnews.com | Aceh Tamiang – Komitmen untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa terus diwujudkan. PT Padang Palma Permai (PT PPP), anak usaha Minamas Plantation, secara resmi memulai program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) melalui seremoni tanam perdana yang digelar di Desa Pantai Tinjau, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (19/5/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, bersama CEO Minamas Plantation, 

Azmi Jaafar, menegaskan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis perkebunan yang melibatkan masyarakat secara aktif.

Program FPKMS memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat di atas lahan seluas 71,32 hektare, mencakup sejumlah desa seperti Desa Kebun Barang Ara, Desa Pantai Tinjau, Desa Sekerak, dan Desa Bandar Mahligai. 

Pengelolaan program dilakukan melalui Koperasi Produsen Mitra Tamiang Maju, sebagai wadah kelembagaan masyarakat, dengan tujuan menciptakan tata kelola kebun yang partisipatif dan berkelanjutan.

Tanam perdana ini bukan sekadar seremoni simbolis. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun fondasi ekonomi masyarakat desa melalui pola kemitraan jangka panjang. 

Warga didorong menjadi pelaku utama dalam pengelolaan kebun, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Azmi Jaafar, CEO Minamas Plantation,
 menegaskan bahwa FPKMS merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

"Melalui FPKMS, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses, peran, dan manfaat langsung dari pembangunan kebun ini. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk mendorong kemandirian ekonomi yang tumbuh dari desa," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program sangat tergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan, pemerintah, hingga masyarakat.

"Kami percaya, ketika perusahaan, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, dampak yang dihasilkan akan lebih luas dan berkelanjutan," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, memberikan apresiasi atas inisiatif Minamas Plantation dalam memberdayakan masyarakat melalui pendekatan kemitraan berbasis perkebunan.

Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan kelembagaan ekonomi lokal.

Ke depan, Minamas Plantation melalui PT Padang Palma Permai berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemberdayaan berbasis kemitraan, sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dan pembangunan ekonomi masyarakat di Aceh Tamiang.(Pakar).

Posting Komentar

0 Komentar