Header Ads Widget

Menanti Geliat Swakelola PUPR: Kunci Menuntaskan Mimpi Meranti Tanpa Jalan Berlubang

fiksumnews.com / Meranti- Ada sebuah program yang dirindukan warga Meranti. Namanya swakelola dari Dinas PUPR.

Program ini tidak muluk-muluk. Sasarannya jelas: jalan lingkungan. Jalan kecil di depan rumah warga, di gang-gang sempit, yang sering luput dari proyek besar. Jalan yang kalau rusak, yang repot ya warga itu sendiri.

Dulu, sebelum ada swakelola, nasib jalan lingkungan bergantung pada dua hal: diusulkan RT saat Musrenbang atau dapat jatah dari pokir DPRD. Hasilnya? Tidak semua terakomodir. Banyak yang tercecer.

Lalu datanglah program swakelola PUPR. Anggarannya mungkin tidak sebesar proyek jalan kabupaten, tapi daya jangkaunya luar biasa. Hampir semua jalan lingkungan yang dikeluhkan warga, perlahan diperbaiki.

"Hasilnya langsung terasa. Yang becek jadi kering. Yang berlubang jadi rata. Masyarakat senang karena cepat," tutur Hamzah tokoh masyarakat Selatpanjang.

Kini, setelah program itu berhenti, pertanyaan yang sama menggema Kapan swakelola jalan lagi?

Harapan warga sederhana. Mereka ingin Meranti benar-benar menjadi kota yang tertata. Kota di mana setiap jengkal jalan lingkungannya mulus, tanpa lubang yang membahayakan. Sebuah cerminan wajah kota sagu yang rapi dan nyaman.

Bola kini ada di tangan Dinas PUPR Kepulauan Meranti. Melanjutkan program swakelola bukan sekadar membangun jalan. Tapi membangun kepercayaan, bahwa pemerintah hadir sampai ke depan pintu rumah warganya.(deki)

Posting Komentar

0 Komentar