Header Ads Widget

Tak Dapat Bantuan Banjir,Ribuan Masa Rubuhkan Pintu Gerbang Kantor Bupati Langkat.

fiksumnews.com l Langkat - Diduga hasil rapat  dengan Komis A DPRD di ruang Banmus DPRD Langkat,dirasa tidak memuaskan para perwakilan pendemo dengan marah langsung meninggalkan ruang sidang.

Ratusan warga Kecamatan Besitang korban banjir beralih ke Kantor Bupati Langkat,melihat kedatanga ratusan massa pintu gerbang langsung ditutup oleh satpol PP hingga kondisi semakin memanas.

Aksi dorong pintu antar pendemo dan pihak keamanan pun tak terelakan, dengan penuh emosi akhirnya pintu gerbang kantor pemerintah itu jebol.

Masa aksi yang mengatas  namakan "Aliansi Masya Rakat Mengungat", massa terlihat marah langsung menerjang dan mendobrak pintu gerbang kantor Bupati Langkat yang dikawal Sat Pol PP dan puluhan personil Polisi dari Polres Langkat.

Tidak ingin memancing kemarahan warga yang semakin beringas, petugas dari kepolisian hanya berjaga dan mengawal jalannya aksi agar tidak terjadi anarkis.

Ratusan warga yang telah menjebol pintu gerbang langsung menerobos masuk hingga ke depan pintu masuk kantor Bupati Langkat.

Saat aksi demo berlangsung kebetulan Bupati Langkat H Syah Afandin,SH sedang berada di Jakarta dalam rangka tugas terkait permohonan perubahan regulasi data bantuan korban terdampak banjir.

Saat berada di depan pintu kantor Bupati, masa mulai terprovokasi oleh isu yang mengatakan bahwa Bupati Langkat ada di kantornya, Kabag Ops beupaya  menelpon Bupati Langkat,Via Vidio col untuk memastikan keberadaan Bupati. 

Setelah ada penjelasan  dari orang nomor l ini akhirnya massa kembali tenang dan berkumpul di depan pintu masuk kantor Bupati Langkat.

Tak lama berselang, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo datang menemui massa untuk berdialog dan Kapolres mengajak massa untuk duduk dengan tertib.

Kami dari Polres Langkat mengerti dan memahami apa yang dirasakan saudara-saudara sekalian, saya hanya mencoba memfasilitasi.

Tapi mohon, jaga ketertiban dan menjaga kebersamaan agar semua harapan Bapak Ibu bisa diakomodir, ujar AKBP David.

Usai meredakan amarah massa, Kapolres meminta agar massa terus menjaga kesehatan dalam melaksanakan aksi,untuk makan,
siang dan sholat Zuhur serta istirahat.

Beberapa perwakilan warga sempat diterima sekda Langkat untuk membahas tuntutan warga bersama kadis Sosial,BPBD Langkat dan Kadis Perkim. Sementara massa lainnya terus berteriak sambil menunggu hasil pertemuan tersebut.

Hampir 15 menit, pimpinan aksi bersama sekda, Sauli Lubis.Tengku Roy.Andikan dan yang lainya mengikuti pertemuan tersebut. 

Dipertemuan itu Sekda mengatakan, Bapak Bupati Langkat akan segera balik ke Stabat dari Jakarta hari ini.

Massa yang menunggu sekitar pukul 18.15.wib, Bupati Langkat.H.Syah Afandin,SH akhirnya tiba di Alun Alun,turut didampingi Kapolres Langkat.AKBP. David Tiyo Prasojo untuk menemui ribuan massa.

Dihadapan massa Bupati Langkat mengatakan, saya Sangat menghargai dan mendukung Bapak-bapak yang datang hari ini.


Karena apa yang bapak ibu rasakan",saya juga turut merasakannya. Maka bagi korban banjir tolong datanya disampaikan supaya bisa saya sampaikan ke Menteri Sosial di Jakarta, ucapnya,


Sauli Lubis selaku kordinator Aliansi Masyarakat Mengugat,kepada Bupati menyampaikan bahwa korban banjir bandang di Kecamatan Besitang ada sekitar 5 ribu lebih.Namun kami melihat dari media yang terdaftar tidak sampai 2 ribu kata,sauli.

Bupati minta data korban terdampak baniir tolong di kumpulkan.agar dapat di data ulang, kata Bupati Langkat. Dan selanjutnya datanya akan kami ajukan ke Menteri Sosial.

Merasapun akhirnya puas atas jawaban dari orang nomor satu di Kabupaten Langkat, sekitar tiga ribu massa yang datang sejak pagi akhirnya membubarkan diri dengan tertip.(R/az)

Posting Komentar

0 Komentar