Header Ads Widget

Bantuan Korban Banjir Besitang Dipertanyakan Pemkab Langkat Dimintak Memfirivikasi Ulang,

fiksumnews.com / Langkat -
Sebahagian warga korban banjir di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat telah menerima dana bantuan dari Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Dana bansos yang dicairkan pemerintah dinilai tidak adil sehingga sempat menimbulkan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat, munculnya kegaduhan ini  ketika adanya pencairan Bansos untuk korban banjir melalui Kantor Pos Unit Besitang pada 28 maret 2026 lalu,

Sebahagian kecil warga terdampak banjir yang telah mendapat dana bantuan sosial untuk isi hunian sebesar Rp 3 juta Rupiah per KK. Dana Stimulan sebesar Rp 5 juta rupiah per KK, total bantuan sebesar Rp 8 juta Rupiah.

Belum lagi ditambah dana jaminan hidup per jiwa Rp 15 ribu rupiah perhari dicairkan untuk per tiga bulan. Dengan adanya pencairan  bansos tersebut, masyarakat menilai bahwa pemerintah tidak adil terha
dap kami warga korban banjir.

Karena bencana banjir yang terjadi pada 26 Nopember 2025 lalu sudah meluluhlantakan rumah dan harta benda kami juga rusak. Ironisnya bantuan di berikan hanya sebahagian kecil warga yang saat ini mendapat dana bantuan dari pemerintah, kata warga.

Puluhan warga terdampak sempat mendatangi kantor lurah dan kantor kepala desa masing-masing, bahkan sebahagian warga ada yang mendatangi kantor DPRD Langkat untuk menyampaikan keluhannya.

Kedatangan kami ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) saat itu ingin menyampaikan keluhan sekaligus ingin mempertanya
kan tentang data kami apakah memang telah masuk ke Dinas Sosial atau belum, kata Saidah 57 thn warga lingkungan lV Kelurahan Kampung Lama Kecamatan Besitang.

Menangapi permasalahan
warga Besitang terdampak banjir, selasa 7 April 2026 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Langkat mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Wakil ketua DPRD Kabupaten Langkat.
Romelta Ginting dan H.Ajai Ismail.

Turut dihadiri sejumlah Anggota Dewan lainnya diantaranya Eddy Wijaya,Juriah,Ahmad Senang dan 
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat Taufik Rieza, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Langkat.M.Ansyari dan sejumlah warga Desa Sekoci korban banjir seperti.

Diberitakan sebelumnya, akhir RDP tersebut 524 data korban banjir diserahkan warga kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat untuk selanjutnya akan disampaikan ke pemerintah pusat,kata warga.

Saat dikonfirmasi Ka Lurah Bukit Kubu Rahmadsyah mengatakan, data rumah terdampak banjir telah disampaikan kepada Dinas Sosial berjumlah 700 KK yang telah mendapat bantuan 169 KK.

Data yang telah saya dikirimkan sejumlah 769 KK termasuk rusak berat,sedang dan ringan. Terdampak lainnya yang telah mendapat dana bantuan melalui Kantor Pos sebanyak 145 KK, ujarnya.

Untuk Desa Sekoci data yang terdampak banjir telah dikirim ke kecamatan Besitang sejumlah 830 KK, warga yang telah menerima dana bantuan sebanyak 146 KK dan tim dari BPBD Kabupaten Langkat telah turun melakukan firivikasike lapangan, kata Hidayah Gunawan Kades Sekoci.

Musa Tarigan Sekretaris Desa Bukit Mas menjelaskan, sebanyak 814 KK yang terdampak datanya telah disampaikan ke Kecamatan 48 diantaranya mengalami rusak berat. 

Warga yang telah menerima dana bantuan melalui Kantor pos sejumlah 135 KK, kata Musa Putra Tarigan belum lama ini.

Camat Besitang Rastra Yudha saat dikonfirmasi fiksumnews.com di kantornya rabu (8/4/2026) mengatakan, data korban banjir sejumlah 2530 KK telah dikirik ke Kabupaten Langkat.

Tim dari BPBD telah turun ke lapangan untuk melakukan firivikasi dan untuk menilai kerusakan rumah itu hak mereka, kata
Rastra.

Ketika disingung tentang dana bantuan sosial yang pencairannya tidak merata, kalau itu saya tidak tau karena bantuan itu langsung dari
Kementerian,pungkasnya.(R/az)

Posting Komentar

0 Komentar