Geger! Pagi tadi, Senin (30/3/2026), Bupati Deli Serdang dr H Asri Ludin Tambunan ledakkan bom waktu di apel pagi Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK). Dengan suara menggelegar, ia gebuk keras para 'hantu proyek' yang selama ini hisap darah anggaran daerah.
"Saya tidak ingin ada lagi pegawai yang ikut-ikut mengerjakan proyek fisik, menjadi mandor, atau terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan. Jika ditemukan, akan saya tindak tegas!" bentaknya, membuat para oknum pengkhianat negara itu langsung kipas-kipas kertas.
Tentu Ini bukan sekadar omelan biasa – ini deklarasi perang total terhadap mafia jual beli proyek yang sudah meracuni pembangunan Deli Serdang bertahun-tahun.
Bayangkan absurditasnya: pegawai ASN yang digaji rakyat malah jadi mandor bayaran, subkontrak liar merajalela, kontrak resmi dijual eceran seperti dagang cilok.
Hasilnya? Jalan berlubang yang bikin warga celaka, irigasi jebol saat banjir, bendungan reyot yang ancam nyawa ribuan petani. Uang miliaran dari APBD lenyap ke kantong pribadi, sementara rakyat miskin cuma dapat puing-puing proyek abal-abal.
Sungguh keji! Ini bukan korupsi kecil-kecilan, ini pengkhianatan massal yang bikin Deli Serdang bisa tertinggal jauh dari pembangunan.
Bupati Asri Ludin tak kasih ampun. "Tidak ada lagi istilah jual-beli proyek. Jika masih ada yang melakukannya, akan saya tindak sekeras-kerasnya!" ancamnya lagi, seperti algojo yang siap eksekusi.
Langkah heroik Bupati patut didukung masyarakat Deli Serdang, tapi tepat waktu. Sudah waktunya razia brutal – audit semua proyek, blacklist kontraktor nakal, dan penjara seumur hidup bagi bandar subkontrak, ujar pengamat sosial Jhon Erwin Tambunan SH memberikan dukungan penuh pada Bupati.
Menurut Jhon, Deli Serdang butuh bupati seperti Asri yang tak kenal takut, bukan boneka mafia. Rakyat sudah muak dengan janji palsu; sekarang saatnya darah pengkhianat tumpah di pengadilan, Bebernya.
Apel pagi ini jadi titik balik. Tapi kalau tak ada tindak lanjut, ini cuma teater politik. Deli Serdang bangkit atau tenggelam, tergantung seberapa ganas Bupati bersihkan kandangnya sendiri, pungkas Jhon. (Rom)
0 Komentar