fiksumnews.com / Besitang - Banjir dan Tanah Longsor yang terjadi pada 26 Nopember 2025 lalu, mengakibat
sleng penahan mesin Cel up bahagian dalam sumur putus.
Sehinga mesin yang sebelumnya merupakan pompa pendorong.air 650 liter permenit kini sudah tidak dapat dipungsikan lagi.
Akibatnya penderisbusian air bersih ke warga jadi tergangu karena pompa yang digunakan saat ini kapasitasnya dibawah standart,hinga daya dorong air melalui pipa induk ke beberapa water pam tidak berjalan secara maksimal.
Ngadimin Manager Pam air bersih menuturkan, saat ini mesin dorong yang digunakan terpaksa kapasitas kecil hinga penderistbusian air bersih ke warga tidak terpenuhi seperti sebelumnya,
Karena mesin sebelumnya mampu memenuhi 90 persen kebutuhan air bersih warga,kini menurun drastis hanya tinggal sekitar 50 persen sehingga suplai air bersih tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan warga.
Sedangkan di Ramdhan nanti setiap rumah tangga dan beberapa rumah ibadah sangat membutuhkan air bersih, Desa Halaban ini sejak dahulunya memang merupakan daerah krisis air bersih.
Sedangkan mesin Pompa Celup yang saat ini belum dapat diangkat dari dasar sumur yang sebelumnya merpakan mesin menyuplai air ke sejumlah Dusun di Desa Halaban.kini warga pelanggan tidak lagi mendapat suplai air secara maksimal.
Ngadimin selaku manajer pengelola air bersih Desa Halaban saat ditemui awak media ini Jum,at (6/2/2026) mengatakan, untuk mengatasi tentang air bersih ini, pemerintah desa Halaban telah mengusulkan melalu surat permohonan Kepada
Bupati langakat H.Syah Afandin untuk dilakukan perbaikan sekaligus pergantian mesin pompa, ucap Ngadimin.
Ngadimin berharap kepada
Bupati Langkat untuk perbaikan dapat segera dilakukan mengingat bulan suci Ramdhan sudah diambang pintu. Suplai air bersih sangat dibutuhkan warga maupun jama'ah tarawih di setiap mesjid yang ada di Desa Halaban, ucapnya.
(R/az)
0 Komentar