Header Ads Widget

Camat Lubuk Pakam Klarifikasi Pihak yang Pelintir Mobil Damkar Lama Datang Padamkan Api


𝙁𝙞𝙠𝙨𝙪𝙢𝙣𝙚𝙬𝙨.𝙘𝙤𝙢 𝙄 𝘿𝙚𝙡𝙞 𝙨𝙚𝙧𝙙𝙖𝙣𝙜 - Sehubungan dengan adanya upaya pihak pihak yang tidak bertanggung jawab ingin mendiskreditkan petugas pemadam kebakaran Deli Serdang dengan menyebutkan terlambat datang saat memadamkan api di lokasi kebakaran Lubuk Pakam, Camat Lubuk Pakam, Rio Laka Dewa angkat bicara sekaligus memberikan klarifikasi.

Dikatakan Rio, pada saat yang bersamaan telah terjadi 2 peristiwa kebakaran di 2 lokasi yang berbeda, yakni satu di Komplek Cemara Kecamatan Percut Sei Tuan. Sedangkan satu lagi berada di Lubuk Pakam.

Dari 2 peristiwa kebakaran tadi malam, lebih dulu terjadi kebakaran di Cemara Kecamatan Percut Sei Tuan. Mendapat informasi terjadi kebakaran di Cemara, mobil Damkar Unit Pos Lubuk Pakam pun segera meluncur 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙣𝙖, kata Camat Lubuk Pakam itu.

Namun selang beberapa saat, Camat Rio Laka Dewa mendapat informasi telah terjadi kebakaran di jalan Sultan Hasanuddin Lubuk Pakam. Ia pun mengambil inisiatif untuk mendatangkan mobil pemadam kebakaran dari Unit Pos Galang, Perbaungan, Deli Tua dan Mobil Tangki Air Cipta Karya Deli Serdang.

Sesampainya mobil Damkar Lubuk Pakam di Percut Sei Tuan, terjadi pula kebakaran di jalan Sultan Hasanuddin. Saya tidak mungkin lagi memanggil mobil Damkar Lubuk Pakam yang berada di Percut. Karena mobil itu sangat dibutuhkan masyarakat disana untuk memadamkan api agar tidak merembet ke gudang atau bangunan lainnya. Saya segera meminta bantuan mobil Damkar Unit Pos Galang, Delit Tua, Perbaungan dan mobil tangki air Cipta Karya 𝙥𝙪𝙣𝙮𝙖, jelas Rio.

Camat Lubuk Pakam, Rio Laka Dewa saat berada di lokasi kebakaran.
Camat Rio mengatakan peristiwa kebakaran di Lubuk Pakam terjadi pukul 21:30 WIB yang mengakibatkan terbakarnya antara lain lapak pedagang pakaian bekas (Monza), penggilingan bakso, ayam potong, roti ketawa dan pedagang Es Batu Kristal/Balok.

Namun pada Pukul 21.59 WIB Mobil Damkar Unit Galang sudah tiba di lokasi kebakaran untuk memadamkan api yang cukup marak.

“Tidak lama petugas Damkar dari Unit Pos Galang bekerja, api pun segera padam. Jadi tidak ada yang terlambat. Semuanya telah bekerja secara maksimal sesuai dengan SOP. Saya melihat para petugas damkar telah bekerja keras memadamkan api. Bahkan ada yang terkena paku. Cuman harus kita akui, angin cukup kencang malam itu”, ucap Rio kepada desernews Minggu (29/06/2025).

Lebih jauh Rio menuturkan kronologi kebakaran tersebut terjadi pada saat warung pakaian bekas (Monza) sedang tutup/Tidak jualan. Terlihat pemicu awal api dari salah satu warung pakaian bekas yang dimiliki Tumiar Pasaribu, 58 Tahun penduduk Jln. H. Agus Salim.

Kemudian Api membesar karena angin kencang dan warung berbahan kayu dan tepas sehingga api cepat menyebar membakar sekitaran pemicu awal api yang berjumlah lebih kurang 15 Warung Pedagang

Sumber api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sedangkan Korban jiwa tidak ada dalam peristiwa tersebut.

Upaya yang Dilakukan Pemerintah Kecamatan Pemerintah Kecamatan Lubuk Pakam berupaya menenangkan warga yang sempat panik saat armada damkar dianggap masyarakat lama respon. Memastikan aliran listrik seputaran lokasi aman. Lokasi kebakaran saat ini sudah di police line. 

Membawa 3 petugas damkar deli serdang yang terkena paku untuk langsung dilakukan perawatan awal yang ditangani oleh tim medis dan selanjutnya dibawa ke RSUD Amri 𝙏𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙖𝙣. Sekira Pukul 23.35 WIB dipastikan api dalam situasi aman. (𝙍𝙤𝙢).

Posting Komentar

0 Komentar