
Sebab dalam razia yang beredar video, sangat jelas tidak ada pengunjung dalam diskotek tersebut, hanya ada beberapa staf saja," kata sumber wartawan menanggapi video yang beredar.
Kasi Humas Polres Langkat, AKP Rajendra Kusuma menjelaskan, jika razia dilakukan pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bahorok dan Koramil.
Razia dipimpin langsung Kapolsek Bahorok, AKP Tunggul Situmeang beserta Komandan Koramil, Kapten Zulkarnaen dan dari kecamatan Reswab Sinuraya, staf trantib Kecamatan Bahorok pada, Jumat (23/5/2025) malam, dengan sasaran penyalah gunaan kejahatan narkoba,ujar Rajendra, Senin (26/5/2025).
Sementara razia Diskotek Blue Sky terungkap dalam video yang beredar.
Namun, sumber wartawan yang melihat video razia itu menyebut, hanya sekedar skenario belaka saja.
Dia menduga, razia itu hanya sekedar seremoni belaka.
"Razia hanya untuk menutupi kebobrokan saja agar dilihat melaksanakan tugas, tapi hasil nihil," ucap sumber.
Sebelumnya, Aliansi Mahasiswa Anti Narkotika (Amanat) Langkat menduga, Diskotek Blue Sky menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika jenis pil ekstasi.
"Amanat Langkat juga menyayangkan Kapolsek Bahorok yang 'mandul' dalam melakukan penegakan hukum di wilayahnya.
Sebagaimana diketahui Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan komitmen kuat dalam perang melawan narkoba di Indonesia, dengan memperkuat regulasi dan mengarahkan berbagai lembaga penegak hukum untuk menutup setiap celah yang memungkinkan peredaran serta penyelundupan narkotika," kata Ketua Amanat Langkat, Agung Permana.
0 Komentar