Header Ads Widget

Ketua MUI Kecamatan Besitang Diminta Menutup Warung Maksiat di Desa Bukit Selamat.

fiksunews.com / Besitang - Meski bulan suci Ramadhan 1445 H telah didepan mata, namun sejumlah warung Esek-esek yang berada di Dusun ll Bukit harapan Desa Bukit selamat Kecamatan Besitang Kabupaten langkat tetap berjalan mulus untuk melakukan transaksi maksiat berkedok pijat.

Menurut informasi yang di terima fiksimnews.com, lokasi maksiat milik Asnawi sudah lama beroperasi dan keberadaannya diduga sengaja dijadikan tempat transaksi Sex  antara wanita PSK dengan lelaki hidung Belang.

Keberadaan lokasi ini sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, karena banyak para Sopir Truk yang melintas menuju Aceh mampir di warung tersebut dengan alasan pijat.

Keberadaan warung ini sangat meresahkan dan membawa dampak moral buruk bagi masyarakat sekitar. 

Masyarakat yang tinggal disekitar warung menuturkan,setiap malam warung milik Asnawi sekitar 8 orang wanita PSK yang berkedok tukang pijat tetap berada di warung itu. karena di bahagian belakang warung sengaja disediakan sejumlah kamar untuk melakukan hubungan intim Antara PSK dengan tamu  lelaki hidung belang. 

Warga juga menuturkan, Terkadang saya merasa malu melintas bersama keluarga ditempat itu, karena para wanita penghibur sering berpakaian minim Sexsi hinga keluar warung.

Saya berharap Camat dan aparat penegak hukum tidak tutup mata dengan keadaan ini,"kata warga yang minta tidak ditulis Namanya. 

Dari informasi yang beredar, keberadaan warung Esek-esek berkedok tempat Pijat ini bebas menjalankan bisnisnya, diduga kuat karena adanya uang Setoran untuk oknum-oknum tertentu setiap bulanya.

Maka setiap adanya razia para wanita PSK jarang terjaring karena sebelum razia digelar rencana itu telah bocor kata warga, 

Untuk itu warga meminta Forkopimcam dalam hal ini Polsek Besitang  untuk dapat menertibkan dan menutup keberadaan tempat maksiat warung esek-esek dan beberapa pakter tuak yang menyediakan para wanita penghibur di Desa bukit selamat. 

Terkait meraja lelanya warung maksiat di Desa Bukit Selamat,Ismail Siregar S.Pd Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Besitang saat dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, dalam hal ini "kami Forkopimcam akan berkordinasi dan menghadapi bulan suci Ramadhan 1445 H segala bentuk maksiat akan  Kita hentikan termasuk permainan judi kata Ismail Siregar,Jumat (08/03/2024).(R/az)

Posting Komentar

0 Komentar